Saturday , September 23 2017
Home / Info Kesehatan / Kesehatan Anak / Fatwa Imunisasi HALAL dari MUI

Fatwa Imunisasi HALAL dari MUI

fatwa imunisasi halal dari mui
fatwa imunisasi halal dari mui

Fatwa Imunisasi HALAL dari MUI — Imunisasi merupakan suatu cara yang dapat dilakukan untuk memberikan kekebalan kepada bayi atau anak supaya dapat terhindar dari berbagai penyakit sesuai dengan apa yang diimunisasikan kepada dirinya. Karena pada anak-anak belum dapat memproduksi kekebalan sendiri secara maksimal. Para orang tua pasti menginginkan anaknya akan tumbuh berkembang dengan baik dan sehat. Sehingga berbagai cara pun dilakukan termasuk memberikan imunisasi pada anaknya.

MUI yang memiliki kepanjangan Majelis Ulama Indonesia pada tanggal 23 Januari 2016 tepatnya pada hari Sabtu telah menerbitkan suatu fatwa halal yang sejak dulu menjadi perdebatan di bidang medis. Fatwa tersebut berhubungan dengan imunisasi untuk anak-anak khususnya balita. Dengan terbitnya fatwa imunisasi halal, masyarakat muslim tak perlu lagi cemas dan bimbang untuk melakukan imunisasi kepada anak-anaknya. Hal ini telah menjadi polemik sejak tahun 2013 dan baru selesai perundingan hingga keluar fatwa imunisasi halal pada tahun ini.

Menurut ketua komisi fatwa MUI bernama Hasanuddin AF mengatakan bahwa dengan adanya fatwa imunisasi HALAL dari MUI dapat menjadi jalan bahwa imunisasi merupakan hal yang penting bagi tumbuh kembang anak dan diharapkan dapat semua masyarakat dapat menyukseskan acara PIN (Pekan Imunisasi Nasional) yang selalu diadakan oleh kementrian kesehatan yang bertujuan untuk menjaga kesehatan para penerus bangsa sejak dini.

PIN atau Pekan Imunisasi Nasional biasanya diselenggarakan serentak di seluruh provinsi yang ada di Indonesia pada tanggal 8 hingga 15 Maret pada setiap tahunnya. Sehingga diharapkan dengan adanya acara tersebut, masyarakat yang memiliki anak balita bisa berpartisipasi untuk menjaga kesehatan anak mereka masing-masing hingga kelak dewasa.

Menurut Hasanuddin, di masyarakat masih banyak yang memperdebatkan masalah halal haram pada imunisasi. Imunisasi sejatinya boleh-boleh saja untuk dilakukan dan dianggap tidak haram karena didalamnya tidak terkandung unsur haram. Jika didalamnya terdapat unsur yang haram untuk manusia, maka dapat dilakukan tindakan kedepannya.

Selain hal tersebut, Hasanuddin pun mengungkapkan bahwa dalam fatwa tersebut dijelaskan imunisasi hukumnya menjadi wajib bagi masyarakat. Hal ini dilihat dari aspek positif yang ditimbulkan kedepannya. Dan karena ketakutan terjadi gangguan atau wabah yang akan menjangkiti masyarakat dikemudian hari.

Semoga dengan fatwa imunisasi HALAL dari MUI tersebut dapat membuat masyarakat dapat melek akan pentingnya manfaat dari imunisasi tersebut. Karena apa? Dengan imunisasi kita dapat mencegah terjadinya wabah atau gangguan terkait dengan kesehatan untuk masa yang akan datang. Karena kesehatan merupakan mahal harganya. Lebih baik mencegah dari pada mengobati

Toko Obat Herbal

Komentar Lewat Facebook
Fatwa Imunisasi HALAL dari MUI -- Imunisasi merupakan suatu cara yang dapat dilakukan untuk memberikan kekebalan kepada bayi atau anak supaya dapat terhindar dari berbagai penyakit sesuai dengan apa yang diimunisasikan kepada dirinya. Karena pada anak-anak belum dapat memproduksi kekebalan sendiri secara maksimal. Para orang tua pasti menginginkan anaknya akan tumbuh berkembang dengan baik dan sehat. Sehingga berbagai cara pun dilakukan termasuk memberikan imunisasi pada anaknya. MUI yang memiliki kepanjangan Majelis Ulama Indonesia pada tanggal 23 Januari 2016 tepatnya pada hari Sabtu telah menerbitkan suatu fatwa halal yang sejak dulu menjadi perdebatan di bidang medis. Fatwa tersebut berhubungan dengan imunisasi…

0%

User Rating: 4.6 ( 1 votes)

About admin

Jadikanlah dirimu manfaat bagi orang lain

Check Also

Bahaya Laser Mainan Anak-Anak

Bahaya Laser Mainan Anak-Anak

Bahaya Laser Mainan Anak-Anak —¬†Saat ini banyak sekali penjual mainan menjajakan mainannya dengan berbagai cara. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *