Saturday , September 23 2017
Home / Info Kesehatan / Cara Mengajarkan Puasa Pada Anak

Cara Mengajarkan Puasa Pada Anak

Cara Mengajarkan Puasa Pada Anak

Bulan Ramadhan akan datang sebentar lagi. Bulan dimana umat Islam diperintahkan untuk menjalankan ibadah puasa. Bagi Anda para orang tua yang sudah dikaruniai anak, alangkah baiknya untuk diajak untuk berpuasa di bulan Ramadhan. Karena ketika anak sudah dirasa pantas dan siap untuk menjalankan ibadah puasa, jangan tunda-tunda untuk mengajak mereka. Karena penundaan yang Anda lakukan akan membuat anak Anda merasa dimanja dan pastinya akan terlintas dalam benak Anda, “Nanti ah, anakku belum siap”. Terus kapan siapnya? Karena hal tersebut, dalam artikel ini akan dibahas mengenai cara mengajarkan puasa pada anak.

Cara mengajarkan puasa pada anak sebenarnya merupakan hal yang termudah. Intinya adalah ajaklah dengan baik dalam menjalankan ibadah puasa. Buat anak Anda untuk dengan ikhlas ingin menjalankan puasa terebut. Dalam sebuah hadits dijelaskan, “Nabi Muhammad Salallahu’alaihi wassalam bersabda, “kami puasakan juga anak-anak kecil kami dan kami berangkat ke masjid dengan menjadikan mainan dari kapas untuk mereka. Jika salah seorang dari mereka menangis untuk meminta makan, kami berikan mainan tersebut kepadanya hingga waktu berbuka tiba”” (HR. Bukhari dan Muslim).

Pada hadits diatas tersebut tidak dijelaskan waktu kapan anak perlu dilatih untuk ikut berpuasa di bulan Ramadhan. Yang dibahas dari hadits diatas adalah jika anak yang sedang puasa menangis untuk meminta makan, maka puasanya perlu dihentikan dan boleh membatalkan puasa tersebut. Nah, secara perlahan Anda perlu mengajak anak Anda untuk berpuasa secara bertahap. Sebagai contoh, ajaklah anak Anda untuk berpuasa. Kemudian jika ditengah waktu puasa anak Anda ingin makan, maka puasa anak Anda perlu dihentikan dan di perbolehkan untuk berbuka.

Sebenarnya tidak ada waktu yang ideal kapan anak Anda diwajibkan untuk berpuasa. Tetapi Anda bisa mengajarkan anak Anda berpuasa saat berumur 7 tahun dimana waktu tersebut merupakan waktu dimana anak sudah siap untuk berpuasa. Walaupun demikian, tidak menutup kemungkinan jika anak Anda ingin belajar berpuasa sebelum umur 7 tahun.

Cara mengajarkan puasa pada anak yang paling mudah adalah dengan memberikan pengertian dan dilakukan secara bertahap. Didiklah anak Anda untuk menjadikan puasa di bulan Ramadhan itu menjadi sebuah kebiasaan dan bukan lagi menjadi sebuah masalah atau halangan untuk makan dan minum. Hal ini sejatinya bermanfaat untuk menanamkan kecerdasan spiritual kepada anak sejak dini.

Cara Mengajarkan Puasa Pada Anak
Cara Mengajarkan Puasa Pada Anak

Cara mengajarkan puasa pada anak bukan dengan kekerasan

Sejatinya seorang anak yang belum baligh belum ada kewajiban untuk menjalankan ibadah. Tetapi hal tersebut jangan dijadikan alasan Anda untuk tidak mengajarkan segala bentuk ibadah. Karena ketika orang tua sudah malas dan selalu beralasan untuk tidak mau mengajarkan ilmu agama kepada anak maka lama kelamaan akan semakin sulit mengajarkannya. Orang tua sejatinya adalah sekolah pertama bagi anak Anda. Jangan sampai anak tahu ilmu agama dari bangku sekolah atau dari orang lain. Jadikan ilmu agama tersebut jadi ladang pahala bagi kedua orang tuanya.

Dalam melatih anak untuk berpuasa, Anda juga harus melihat kondisi si anak. Di dalam Islam tidak ada unsur paksaan dalam menjalankan ibadah apalagi untuk anak yang belum baligh. Cara mengajarkan puasa pada anak yang paling mudah adalah dengan memberinya motivasi untuk berpuasa dan mengajarkan serta mendidik bagaimana berpuasa di bulan Ramadhan.

Cara mengajarkan puasa pada anak perlu tahapan

Seperti sudah dijelaskan sedikit diatas bahwa cara mengajarkan puasa pada anak harus dilakukan secara bertahap alias step-by-step. Seseorang yang pertama kali berpuasa pasti merasa tidak kuat untuk berpuasa dari waktu imsak hingga maghrib tiba. Sama halnya dengan anak-anak. Perlu dilakukan pelatihan dulu pada anak. Sebagai contoh, anak diajak ikut makan sahur kemudian jika jam 12 sudah tidak kuat maka bolehlah untuk berbuka. Dan seterusnya hingga anak kuat berpuasa dari waktu imsak hingga adzan maghrib tiba. Jangan sampai mengajarkan puasa pada anak ini dilakukan ketika anak sudah baligh. Karena ketika anak sudah baligh maka sudah ada kewajiban syar’i untuk menjalankan segala aktifitas ibadah yang bersifat wajib seperti sholat 5 waktu dan puasa di bulan Ramadhan.

Cara mengajarikan puasa pada anak dengan membutuhkan komitmen dari orang tua

Sekali lagi, JANGAN MANJAKAN ANAK ANDA!!! Ini harus Anda camkan. Karena ketika anak sudah Anda manjakan, maka selamanya anak tidak bisa berkembang dan tidak bisa mandiri. Komitmen untuk mengajarkan anak berpuasa merupakan salah satu cara mengajarkan puasa pada anak yang paling penting. Kenapa? Ketika komitmen sudah dipegang dan tidak bisa digoyahkan akan membuat anak Anda mengikuti komitmen Anda dan secara perlahan namun pasti anak Anda akan terlatih untuk mandiri dan menjadikan puasa sebagai salah satu kewajiban dirinya.

Cara mengajarkan puasa pada anak sebenarnya susah-susah gampang. Hal yang paling penting pertama kali adalah komitmen dari orang tua. Ketika komitmen sudah kuat, maka anak Anda akan mengikuti dan pastinya perlahan namun pasti anak Anda akan dengan ikhlas mengikuti ajaran Islam yang salah satunya adalah puasa di bulan Ramadhan. Semoga cara mengajarkan puasa pada anak ini dapat bermanfaat bagi Anda dan keluarga.

Toko Obat Herbal

Komentar Lewat Facebook

About admin

Jadikanlah dirimu manfaat bagi orang lain

Check Also

Cara Menjaga Kepercayaan Pasangan Anda

Cara Menjaga Kepercayaan Pasangan Anda

Cara Menjaga Kepercayaan Pasangan Anda — Dalam menjalin suatu hubungan, kepercayaan satu sama lain adalah faktor …